Cara Membuat Konten Yang Menarik Di YouTube

181 - Cara Membuat Konten Yang Menarik Di YouTube

Meskipun Indonesia terus aktif memakai YouTube, baik sebagai pemirsa alias mengunggah video, sebagian besar dari mereka juga aktif melewati iklan video yg tak jarang dimasukkan di awal, di akhir alias di tengah-tengah video. Karena itulah, hari ini, YouTube mempunyai agenda mengenai tutorial membikin iklan yg efektif.

Veronica Utami, Direktur Pemasaran, Google Indonesia, mengatakan, untuk membikin iklan video, ada 6 faktor yg wajib dibangun oleh pembuat iklan apabila mereka ingin iklan tersebut berhasil.

Baca juga : Jasa Backlink dan Jasa Backlink PBN

1. Buat format video yg mudah dibagikan
Veronica menjelaskan, salah satu faktor yg bisa membikin video viral artinya apabila video itu ada hubungannya dengan momen yg sedang dibahas di masyarakat.

“Misalnya, sekarang, kemenangan Persib di Piala Presiden alias persoalan asap,” kata Veronica. Hal lain yg membikin video viral artinya apabila video berisi nilai-nilai yg dikelola oleh komunitas. Di Indonesia, kualitas ini dalam bentuk cinta serta keluarga. Veronica menjelaskan, ketika ini, orang-orang Indonesia suka video emosional.

2. Kolaborasi dengan YouTuber
Bagi perusahaan yg ingin membikin iklan video namun tak tahu tipe video apa yg ingin mereka buat, ia menganjurkan untuk bekerja dengan YouTuber Indonesia yg telah populer.

“Salah satu fungsi kolaborasi artinya YouTuber telah mempunyai basis penggemar,” kata Veronica.

Perusahaan wajib memilih YouTuber yg benar dengan memastikan bahwa fitur YouTuber sesuai dengan citra perusahaan serta audiens YouTuber sesuai dengan sasaran pasar perusahaan.

3. Berinteraksi dengan audiens
Biasanya, orang-orang akan lebih berminat pada seseorang daripada merek. Veronica menjelaskan, ketika berinteraksi, perusahaan bisa meminta umpan balik dari pemirsa, biasanya dalam bentuk komentar.

Meskipun tak bisa dilaksanakan dengan berhasil di Indonesia, namun di negara lain, terkadang perusahaan juga bisa mendorong pemirsa untuk membikin video serta perusahaan akan membikin konten yg artinya kombinasi dari video yg dibangun oleh audiens.

Sayangnya, umpan balik itu semacam pisau bermata dua, sebab tak rutin mendapatkan komentar positif, tak sedikit komentar dalam bentuk kritik alias penghinaan.

4. Buat video yg mudah dipahami
“Terutama ketika Kalian membikin serangkaian video,” kata Veronica. Bahkan apabila Kalian membikin serangkaian video, setiap video wajib dilihat dengan cara terpisah. “Jangan suka opera sabun, yg mengharuskan penonton untuk melihat semua episode untuk memahami ceritanya,” katanya.

5. Kembangkan suara, format, serta jadwal yg konsisten
Ketika pembuat video mempunyai jadwal masih untuk mengunggah video, penonton akan mempunyai andalan tertentu untuk mereka.

6. Tampilkan cerita yg menarik
Veronica menjelaskan, dengan membikin konten yg menarik, pemirsa akan melihat iklan video yg dipublikasikan sendiri, meskipun durasi video lumayan panjang. Pendapat Veronica didukung oleh Galuh Chandrakirana, Pemimpin Tim Pemasaran LINE Indonesia.

Galuh mengatakan, alih-alih membikin iklan video singkat dengan durasi 30 alias 60 detik, dirinya lebih memilih untuk membikin video lebih lama. “Meskipun tak semua kampanye LINE, kami membikin video jangka panjang,” kata Galuh.