4 Manfaat Musik Bagi Balita

Sudahkah Moms mulai memperkenalkan musik pada balita Moms? Apakah Moms tahu bila musik ternyata bisa meningkatkan konsentrasi balita secara signifikan?

Penelitian dari Brain and Creative Institute dari University of Southern California, Amerika Serikat menuliskan bahwa musik bisa menguatkan kinerja otak serta menciptakan balita semakin fasih bicara dan membaca.

Nah, guna mulai menemukan manfaat bermanfaat dari musik, yuk mulai memperkenalkan musik pada balita dengan beberapa teknik mudah berikut ini:

blibli6 - 4 Manfaat Musik Bagi Balita
  1. Jadikan Rutinitas Sehari-Hari

Untuk menciptakan anak mengenal musik dengan mudah, Moms tidak perlu menciptakan jadwal eksklusif dimana si kecil mesti duduk dan memperhatikan musik.

Moms dapat membuat musik sebagai suara latar ketika si kecil beraktivitas, mulai dari bermain sampai mau tidur.

Berikan musik dengan tempo yang bertolak belakang saat dia mengerjakan aktivitas. Misalnya, lagu dengan nada up-beat ketika dia bermain dan lagu yang mellow ketika dia istirahat siang.

Saat Moms menghubungkan musik dengan kegiatan yang dilaksanakan balita, secara langsung alam bawah sadarnya bakal terbentuk menurut musik yang dia dengar.

O iya, Moms pasti ingat kan cerita Joey Alexander? Pianis berbakat ini ternyata dapat bermain jazz klasik sebab pada sering memperhatikan musik jazz klasik koleksi ayahnya ketika masih kecil, lho.

  • Nyanyikan Lagu Sebelum Tidur

Jangankan balita, terkadang orang dewasa pun tidak jarang merasa ngantuk ketika mendengar nyanyian seorang ibu pada anaknya.

Hal ini ternyata sebab nada lagu sebelum istirahat atau lullaby sengaja dibuat untuk dapat menciptakan seseorang mengantuk dan istirahat lebih lelap.

Saat Moms berlalu membacakan kisah sebelum tidur, jajaki nyanyikan tidak banyak lagu sebelum tidur supaya si kecil dapat tidur dengan lelap.

  • Ajarkan Suara Keras dan Suara Berbisik

Untuk membuatnya memahami perbedaan tinggi suara, Moms dapat mengajarkan balita perbedaan antara suara keras dan suara berbisik.

Ajarkan bahwa suara terlampau keras akan menciptakan telinga sakit dan suara yang terlampau kecil tidak akan dapat terdengar.

Dengan mengajarkan mengenai perbedaan suara keras dan berbisik, secara tidak langsung balita akan mengajar otot dan pita suaranya.

Supaya lebih menarik, Moms dapat mengajarkannya lewat permainan Ruang Berbisik. Saat si kecil masuk ke ruangan tertentu, dia mesti berbisik supaya monster yang di dalamnya tidak terbangun.

  • Gunakan Buku Bersuara

Buku yang mengombinasikan unsur musik dan visual dapat Moms pakai sebagai perangkat untuk memperkenalkan musik pada si kecil dengan mudah.

Alasannya, balita bakal tertarik dengan gambar ilustrasi yang terdapat sekaligus dapat mendengarkan musik sebagai suara latar.

Agar lebih efektif, Moms dapat memberikan kitab dengan lagu yang gampang untuk dibuntuti dan dinyanyikan.

Nantinya, Moms dapat membacakannya kisah sekaligus ikut berdendang riang bareng si kecil.