Bebas Namun Hukuman Keras

Saya cukup lama tinggal di Uni Arab Emirates, salah satu negara kaya di Timur Tengah. Setelah saya amati, pola pengasuhan mereka agak berbeda dengan pola asuh yang diterapkan di Indonesia. Jika di Indonesia banyak orangtua yang overprotektif, di Uni Arab Emirates para orangtua memberikan kebebasan pada anak untuk menentukan perilaku sendiri. Soalnya, meski mayoritas penduduknya beragama Islam, pendidikan mereka sangat modern, berkiblat pada pendidikan Barat. Bahkan, mereka lebih suka bersekolah di sekolah dengan kurikulum British American. Pokoknya sangat modern.

mendidik anak ala orang perancis - Bebas Namun Hukuman Keras

Namun, kalau mereka melakukan kesalahan, hukuman yang diberikan biasanya sangat berat, sampai pada kekerasan fsik seperti dipukul dan ditendang. Dan para orangtua tidak peduli apakah anak mereka dihukum di depan banyak orang atau tidak. Untuk pengasuhan anak di rumah, biasanya para orangtua menggunakan jasa pengasuh. Mereka mengambil pengasuh dari Indonesia, Filipina, atau negara-negara di Afrika, sebab para orangtua di sana sibuk dengan karier mereka di kantor.

Kalaupun para istri tidak bekerja, biasanya mereka pun sibuk di luar rumah. Biasanya, waktu kebersamaan mereka dilakukan pada Jumat-Sabtu. Setiap habis salat Jumat misalnya, mereka biasanya makan bareng. Banyak hal yang mereka perbincangkan, salah satunya tentang pendidikan anak. Hal lain yang menjadi ciri khas di sini, anak-anak mereka dibebaskan untuk memiliki apa yang mereka inginkan seperti gadget. Soalnya di sini rata-rata penduduk berstatus ekonomi menengah atas, sehingga bisa dengan mudah memenuhi keinginan anak.

Pendidikan orangtua untuk Anak di Perancis

  1. Anak-anak harus dibiasakan mengucap “salam”, “terima kasij” dan “tolong”
  2. Latih anak terampil bermain sendiri agar ia bisa membuat dirinya senang tanpa pertolongan orang lain.
  3. Agar si kecil tidak sedikit-sedikit menawar, ingatkan dia (dan juga diri kita) bahwa kitalah bossnya. Jangan ragu mengatakan, “kali ini mama/papa yang menetukan”
  4. Ajari anak keterampilan dan tanggung jawanb, tak perlu ada pelajaran khusus disiplin.
  5. Tunjukkan kewenagan kita dengan sikap tenang.
  6. Orang Perancis sangat menjaga hubungan keluarga tetapi mereka tidak lantas jadi obsesif. Misalnya, mereka percaya orangtua yang baik bukanlah yang melayani anak-anaknya sepanjang waktu, dan karenanya tak perlu ada rasa bersalah.
  7. Kalau anak berperilaku buruk, berikan tatapn tajam sebagai ekspresi tidak setuju kita.
  8. Jangan takut bilang “tidak”. Anak harus belajar bahwa tidak semua keinginannya bisa terpenuhi.
  9. Ajari anak untuk sabar dan terbiasa menunda kesenangan.
  10. Orangtua Perancis tidak merasa harus buru-buru memenuhi kemauan anak. Mereka membiasakan si kecilnya untuk mau menunggu.

Simak situs parenting dan pendidikan anak agar mendapatkan informasi dan wawasan lebih mengenai cara mendidik anak yang benar.