Fakta dan Profil Anggota Perfume, Debut yang Sepi Penonton

Berawal dari sebuah sekolah aktor di Hiroshima, Jepang, Perfume melejit menjadi salah satu grup musik paling laku di Jepang saat ini. Ketika awal dibentuk, Perfume terdiri dari gadis-gadis dengan nama yang mengandung huruf kanji 香yang bermakna “harum”. Namun seorang anggota keluar dan digantikan oleh gadis lainnya. Meski tidak sepenuhnya “harum”, Perfume tetap jadi trio yang “mengharumkan” Jepang dengan pesona musik mereka yang unik.

1.A-chan

Anggota termuda bernama lengkap Nishiwaki Ayaka ini memiliki nama panggung A-chan. Dia lahir di Hiroshima, Jepang, pada 15 Februari 1989 sebagai anak sulung. Adiknya ada dua, yaitu seorang laki-laki dan perempuan. Adik perempuannya juga terjun ke induustri musik sebagai anggota grup 9nine bernama Nishiwaki Sayaka.

A-chan mengenyam pendidikan di Horikoshi High School, sebuah sekolah menengah atas khusus untuk remaja dengan posisi tertentu seperti artis atau putra-putri pejabat. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Asia University.

2. Kashiyuka

Kashino Yuka atau Kashiyuka lahir di Hiroshima, Jepang, pada 23 Desember 1988 sebagai anak bungsu dan mempunyai seorang kakak laki-laki. Pecinta hewan ini memelihara seekor hamster dan menikmati kegiatan menonton kartun. Ia mengaku sebagai penggemar dari Kreva, rapper dan produser musik asal Jepang.

3. Nocchi

Omoto Ayano adalah anggota yang bergabung melengkapi Perfume yang baru kehilangan anggotanya sebelum debut. Nocchi lahir di Fukuyama, Hiroshima, Jepang, pada 20 September 1988. Penyuka manga dan animasi One Piece ini tidak menyelesaikan kuliahnya dan memilih keluar dari universitas. Ia adalah penikmati musik Asian Kung-Fu Generatian, Rip Slyme, dan Tokyo Jihen.

Perfume debut dengan lagu berjudul Omajinai Perori pada Maret 2002, yang diikuti oleh lagu Kareshi Boshuuchuu pada bulan November di tahun yang sama dengan dinaungi Momiji Label. Debut mereka saat itu hanya dihadiri oleh lima orang—tiga orang di antaranya adalah pegawai toko CD. Setelah lulus dari Actors School Hiroshima, mereka pindah ke Tokyo dan diproduseri oleh anggota Capsule, Yasutaka Nakata.

Lagu mereka yang berjudul Chocolate Disco menjadi titik awal keberhasilan, di mana mereka mulai dilirik oleh artis Kimura Kaela yang sering memutarkan lagu tersebut di acara radionya. Perfume kemudian dipilih sebagai bintang iklan kampanye daur ulang nasional di NHK dengan lagu Polyrhythm. Perfume kemudian menjajaki popularitas mereka sebagai trio bergenre elektro-pop dari Jepang.