Orangtua Belanda Dibantu Negara

Bangsa Belanda menganut sistem sosial kesetaraan gender, maka pengasuhan anak adalah tugas kedua orangtua. Ibu dan ayah atas kesepakatan bersama secara bergantian mengasuh, menjaga, dan mendidik anakanak mereka. Jika keduanya bekerja, pembagian jam kerja perlu mendapat pertimbangan secara adil.

mendidik anak - Orangtua Belanda Dibantu Negara

Baik ayah atau ibu dari keluarga muda sering kali masing-masing tidak bekerja penuh waktu, melainkan mengambil waktu paruh agar bisa secara bergantian mengasuh dan menjaga anak. Apabila berpenghasilan cukup besar, orangtua bisa menggunakan tenaga pengasuh penuh waktu, yang tentu biayanya sangat mahal. Dalam hal ini, rumah-rumah penitipan anak sangat berperan, namun biayanya pun tinggi.

Menyosialisasikan anak Setiap anak diharapkan dapat berperilaku yang baik di tengahtengah lingkungan sosialnya. Ia diharapkan mampu mempresentasikan diri dengan baik. Menghargai teman bermain dan orang-orang di sekitarnya. Untuk itu dibutuhkan kemampuan anak keterampilan bersosialisasi.

Kemampuan ini tidak hanya didapatkan di lingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan luar sekolah.Umumnya para orangtua sepakat apabila setelah jam-jam sekolah atau di hari libur anak-anak masih diberi kesempatan bermain bersama. Untuk kepentingan ini, harus ada kesepakatan siapa yang akan mengawasi selama anak bermain bersama.

Salah satu orangtua secara sukarela akan mengajukan diri, atau beberapa orangtua menanyakan kesediaan orangtua yang lain untuk mengawasi anak-anak saat mereka bermain bersama. Biasanya bermain dilakukan di rumah salah satu dari mereka, di taman dengan penjagaan dan pengawasan orangtua, atau di suatu tempat rekreasi.

Fungsi orangtua di sini tak hanya untuk mengawasi atau menyediakan minuman dan camilan, tetapi jika terjadi konflik pada anak-anak ia juga harus mampu membantu menyelesaikan masalah dan mencarikan jalan keluar, serta mengajarkan bagaimana perilaku yang baik, yang dapat diterima oleh semua anak.

Sopan santun apabila bertamu, selama bertamu, dan meninggalkan temannya, perlu diajarkan sejak dini. Pencegahan Budaya Jalanan Salah satu kekerasan dan kriminalitas yang dilakukan oleh orang muda adalah karena berkembangnya budaya jalanan. Budaya ini terbentuk karena anak-anak sejak kecil dibiarkan bermain tanpa pengawasan di jalan-jalan dan mempunyai kebiasaan mengganggu anak lain atau orang lewat.

Situasi seperti ini sudah teridentifkasi oleh Belanda terhadap kelompok-kelompok migran yang membawa budaya patriarki kuat dimana anak laki dan anak perempuan dipisah sejak kecil. Anak laki-laki tidak boleh bermain di dalam rumah, karena rumah adalah tempat bermain anak perempuan. Sementara itu bapak berangkat kerja, ibu hanya boleh berada di dalam rumah.

Pendidikan bahasa juga penting untuk anak dan memberikan pelatihan bahasa asing sejak dini adalah cara terbaik untuk bekal anak di masa mendatang. Lembaga les bahasa asing terbaik merupakan pilihan yang tepat untuk orangtua.