Pengertian Investasi

Ditinjau dari segi waktu (lamanya), investasi dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu Investasi Lancar dan Investasi Jangka Panjang. Investasi lancar, yaitu investasi yang mudah dan dapat segera dicairkan. Investasi ini dimaksudkan untuk dimiliki selama setahun atau kurang dari setahun, misalnya, tabungan atau deposito berjangka. Sementara, investasi jangka panjang adalah investasi yang dilaksanakan dalam jangka waktu panjang yang dimaksudkan sebagai dana cadangan. Misalnya, properti dan penanaman modal pada satu perusahaan. kurs dollar

investasi - Pengertian Investasi

Sebagian orang juga mengungkapkan adanya investasi jangka menengah. Misalnya, reksadana dan obligasi serta emas. Bagi kalangan muslim yang taat yang tidak ingin terjebak dalam spekulasi, mereka biasanya tidak akan membeli satu unit atau beberapa unit reksadana, obligasi maupun saham untuk diperjualbelikan dalam waktu yang singkat. Kalau mereka langsung melakukan transaksi dalam waktu hanya satu bulan sejak pembelian reksadana atau obligasi tersebut dan selanjutnya mereka aktif dalam jual beli sehari-hari, itu artinya mereka telah melakukan spekulasi. Spekulasi ini tidak diperkenankan. Oleh karena itulah, biasanya pembelian reksadana dan obligasi itu ditujukan untuk penanaman modal dalam jangka waktu menengah sekira tiga tahun.

Begitu pun dengan pembelian emas. Harga emas yang relatif naik beberapa persen setahunnya menjadi salah satu ladang investasi yang menarik. Yang menjadi pemikiran adalah bagaimana cara menyimpannya. Kalau harus membuka kotak deposit di bank, itu artinya ada uang ekstra yang harus dibayarkan. Kalau disimpan di rumah, maka kemungkinan dicuri atau hilang, sangat besar. Ada yang sangat berani dengan percaya kalau uang yang digunakan untuk membeli emas itu adalah uang halal, maka emas dan harta lainnya akan aman. Selanjutnya harus banyak beramal dan bersedekah agar harta dijaga oleh Yang Kuasa.

Emas memang tidak membuat orang sangat kaya kalau jumlahnya tidak banyak. Tetapi paling tidak, dengan adanya emas, orang akan tetap kaya karena jumlah hartanya cenderung tetap dan tidak berkurang karena inflasi. Sebenarnya emas ini lebih cocok untuk investasi jangka menengah. Ketika jumlah emas telah mencukupi untuk membeli properti seperti rumah dan tanah, sebaiknya segera mencari tanah dan rumah yang cocok sebagai investasi jangka panjang.

Kelemahan mempunyai tanah atau rumah adalah sertifikat tanah atau rumah itu bisa saja lenyap atau diambil orang. Akibatnya, sertifikat itu dibawah kuasa orang lain. Memang bisa saja diurus ke Badan Pertanahan Nasional, tetapi pasti akan memakan waktu dan dana.  Mengingat permasahan itulah terkadang orang-orang yang bermain aman tidak mau menginvestasikan hartanya untuk membeli rumah, tanah, dan emas. Merek alebih merasa aman membeli obligasi atau reksadana dan mempelajari teknik transaksi yang menguntungkan.

Bagi sebagian perusahaan atau peorangan, aktivitas investasi merupakan unsur penting dalam operasi perusahaan atau perorangan. Dan penilaian kinerja perusahaan atau perorangan mungkin seluruhnya bergantung pada hasil yang dilaporkan mengenai aktivitas investasi.

Sebagian perusahaan melakukan investasi sebagai bentuk untuk menyimpan dana yang berlebih. Dan, beberapa perusahaan lain melakukan investasi untuk mempererat hubungan bisnis atau mendapatkan suatu keuntungan dari penanaman investasi.

Suatu investasi dapat berupa utang, baik utang jangka pendek atau utang dagang, atau instrumen ekuitas. Umumnya, investasi memiliki hak finansial dengan wujud, seperti investasi tanah, bangunan, emas, berlian, atau komoditi-komoditi-komoditi lain yang dapat dipasarkan.

Bagi beberapa jenis investasi, ada pasar aktif yang dapat membentuk nilai pasar. Bagi jenis investasi tersebut, nilai pasar dipakai sebagai patokan penetapan nilai yang wajar.