Penjualan Mobil Bekas Lesu Akibat Pandemi Corona

Penjualan Mobil Bekas Lesu - Penjualan Mobil Bekas Lesu Akibat Pandemi Corona

Penjualan mobil bekas ketika ini merasakan penurunan sebab wabah virus corona yang melanda dunia, tergolong Indonesia. Penurunan penjualan mobil bekas ini dinyatakan oleh Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih.

“Saat ini boro-boro jual, sehat dulu bro. Minim transaksi sebab orang bila enggak butuh-butuh banget enggak beli,” ujarnya

Ketika mulai ramai dikabarkan virus corona baru di Wuhan akhir tahun lalu, penjualan mobil bekas di Tanah Air tampaknya belum terpengaruh. Pada Januari-Februari, ramai soal banjir Jakarta dan eksklusif di Maret, penjualan mulai terasa sulit.

Herjanto mengungkapkan bahwa penjualan pada Maret menjangkau 1.700 unit, turun dari 2.400 unit masing-masing bulan dari penjualan mobil di WTC. Diperkirakan mula Januari tahun depan penjualan mobil bekas mulai pulih.

Herjanto mengungkap pada Desember ada cuti akhir tahun dan diinginkan penjualan kendaraan mulai mengindikasikan kenaikan. “Kita bercita-cita seperti itu,” tambahnya.

Penjualan mobil bekas tahun ini juga diduga sulit meskipun menjelang lebaran. Seperti dikabarkan sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyiapkan pilihan untuk tidak mengizinkan untuk masyarakat mengerjakan mudik Lebaran 2020.

Langkah tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi penyebaran wabah corona yang lebih luas lagi. Sumber : https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/