Walau Tua Tetap Seksi

Jalur kereta Jakarta-Bogor boleh dibilang jalur tertua di antara ketiga jalur yang dibahas kali ini. Jalur ini dibuat oleh bangsa Belanda untuk menghubungkan Batavia Biutenzorg (Bogor). Sampai saat ini, jalur ini termasuk jalur favorit dan menghubungkan banyak daerah. Tercatat, dari Manggarai hingga Bogor terdapat 16 stasiun. Dari 16 stasiun tersebut, yang berkembang sebagai perumahan adalah daerah yang dekat dengan stasiun terakhir, yakni Depok, Citayam, Bojong, dan Cilebut.

jual genset 500 kva di surabaya untuk apartemen - Walau Tua Tetap Seksi

Namun dari semua itu, daerah Bojong dan Cilebut lah yang masih terus berkembang dan memiliki perumahan-perumahan baru. Area lainnya, sudah padat, sehingga perumahan baru yang dibangun letaknya cukup jauh dari stasiun. Sejak April 2015 lalu, jalur KRL baru, yakni jalur KRL CitayamNambo, sudah dibuka sehingga masyarakat yang akan ke Cibinong bisa memanfaatkan kereta ini.

Selatan Masih Magnet

Eddy Ganefo, pengembang sekaligus Ketua APERSI, mengatakan bahwa dibanding jalur Serpong dan Bekasi, jalur Bogor ini termasuk jalur yang paling menjanjikan dan akan terus berkembang. Sebab, jalur ini memang sudah lama berdiri dan memiliki banyak stasiun sehingga kemungkinan berdirinya perumahan-perumahan ini makin banyak.

Masih menurut Eddy, perkembangan perumahan di dekat stasiun jalur KRL JakartaBogor ini sudah dimulai dari 10 tahun lalu, dan akan makin berkembang karena adanya program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah. Rumah murah bersubsidi akan difokuskan ke daerah Bogor dan sekitarnya karena lahan di sini masih memungkinkan.

Mengapa di mata konsumen jalur ini begitu menarik? Fadli, salah seorang pemilik rumah di daerah Bojong menilai kawasan di selatan Jakarta lebih asri ketimbang kawasan lain. Hal ini senada dengan riset kuartal 1 tahun 2015 yang dilakukan Rumah.123 yang menunjukkan bahwa daerah selatan masih menjadi magnet yang paling menarik bagi para pencari rumah.

Selain itu, program sejuta rumah tadi membuat rumah murah di kawasan ini akan semakin banyak. Memang, dibandingkan dengan kawasan Bekasi dan Serpong, rumah di jalur ini tergolong murah. Anda bahkan masih bisa menemukan rumah dengan harga di bawah Rp200 juta.

Beda Kawasan Beda Tipe

Tiga kawasan di jalur KRL Bogor—Cibinong, Bojong, dan Cilebut—memiliki karakter masing-masing. Kawasan Cibinong lah yang paling pesat pertumbuhannya karena di sanalah pusat pemerintahan Kabupaten Bogor berada. Berbagai fasilitas seperti pusat perbelanjaan hingga stadion, ada di sini. Apartemen dengan konsep mixed use akan dibangun di sana.

Sementara Bojong unggul dengan rumah-rumah kecil nan murah yang ramah dengan kantong. Cilebut beda lagi karakternya; wilayah ini dekat dengan Bogor sehingga punya dua akses untuk masuk dan keluar. Dilansir dari situs milik Pemda Bogor, di tahun 2015 ini akan dibangun stasiun kereta baru, yakni Sukaresmi yang berada di antara stasiun Cilebut dan Bogor. Jika stasiun ini terbangun, maka perumahan di dekat sini akan bertambah jumlahnya.

Apartemen yang telah dibangun tentunya dilengkapi dengan sebuah genset sebagai sumber energi listrik cadangan. Harga genset yang murah bisa dibeli pada agen resmi jual genset 500 Kva di Surabaya. Karena disana memberikan harga diskon yang pantas dan selalu ready stock.